Drama Mahar Berakhir Petaka! Diduga Sakit Hati, Pria Nekat Bakar Rumah Calon Mertua - Seputaran Palembang Online

Thursday, 30 July 2026

Drama Mahar Berakhir Petaka! Diduga Sakit Hati, Pria Nekat Bakar Rumah Calon Mertua

 Drama Mahar Berakhir Petaka! Diduga Sakit Hati, Pria Nekat Bakar Rumah Calon Mertua

HEBOH! Gagal Nikah karena Mahar Rp80 Juta, Pria Diduga Bakar Rumah Calon Mertua, Api Mengamuk Hanguskan Sejumlah Bangunan

Suasana tenang di Jalan Maluku, RT 04, Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, mendadak berubah mencekam setelah kebakaran besar melanda kawasan tersebut pada 17 Juli 2026.

Peristiwa ini diduga bermula dari gagalnya sebuah rencana pernikahan yang dipicu persoalan mahar. Berdasarkan informasi yang beredar, seorang pria telah menyiapkan mahar berupa uang tunai Rp45 juta dan satu unit mobil Agya untuk mempersunting calon istrinya. Namun, pihak keluarga calon mempelai disebut meminta mahar senilai Rp80 juta, sehingga proses menuju pernikahan akhirnya batal.

Tak hanya harus mengubur impian menuju pelaminan, pria tersebut juga dikabarkan sempat menerima ucapan yang dianggap mempermalukan dirinya di hadapan keluarga. Tak lama setelah itu, terjadi kebakaran yang diduga menyasar rumah calon mertuanya.

Api dengan cepat membesar dan merembet ke sejumlah bangunan di sekitar lokasi. Warga yang panik berusaha menyelamatkan barang-barang berharga, sementara kobaran api terus melalap bangunan hingga menarik perhatian banyak orang.

Peristiwa ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet memperdebatkan persoalan mahar yang dinilai memberatkan, sementara yang lain menegaskan bahwa jika dugaan pembakaran tersebut benar, tindakan itu tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun dan harus diproses sesuai hukum.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, termasuk mendalami dugaan motif di balik insiden tersebut. Seluruh informasi mengenai keterlibatan pihak tertentu masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.


Comments


EmoticonEmoticon