Seputaran Palembang Online

Thursday, 20 August 2026

Wali Kota Cilegon Resmikan Lapangan Tembak Perbakin, Peserta Langsung Adu Ketepatan di Open 2025

 Wali Kota Cilegon Resmikan Lapangan Tembak Perbakin, Peserta Langsung Adu Ketepatan di Open 2025


CILEGON — Wali Kota Cilegon meresmikan lapangan tembak Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) yang ditandai dengan pelaksanaan ajang Open 2025. Peresmian tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga menembak sekaligus membuka ruang bagi para atlet untuk mengasah kemampuan dan berkompetisi secara sportif.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung pembinaan atlet menembak di Kota Cilegon. Setelah peresmian, sejumlah peserta langsung mengikuti pertandingan dan menunjukkan kemampuan dalam menjaga konsentrasi serta ketepatan sasaran.

Lapangan Tembak Perbakin Resmi Digunakan

Peresmian lapangan tembak menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian dalam kegiatan olahraga tersebut. Fasilitas baru ini diharapkan dapat menjadi tempat latihan sekaligus arena kompetisi bagi atlet menembak dari berbagai daerah.

Wali Kota Dorong Pembinaan Atlet

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Cilegon menyampaikan pentingnya keberadaan sarana olahraga yang memadai untuk mendukung perkembangan atlet.

Menurutnya, fasilitas olahraga tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Dengan adanya lapangan tembak yang dapat digunakan untuk latihan dan kompetisi, para atlet diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kemampuan sebelum mengikuti kejuaraan di tingkat regional maupun nasional.

Open 2025 Jadi Ajang Uji Kemampuan Peserta

Peresmian lapangan tembak tersebut langsung dilanjutkan dengan penyelenggaraan Open 2025. Para peserta pun mendapat kesempatan untuk menguji kemampuan mereka dalam kompetisi yang mengutamakan konsentrasi, ketelitian, disiplin, dan ketepatan.

Peserta Adu Ketepatan di Lapangan Tembak

Suasana kompetisi semakin menarik ketika peserta mulai memasuki arena pertandingan. Setiap peserta dituntut mampu menjaga fokus dan mengendalikan diri selama mengikuti perlombaan.

Dalam olahraga menembak, kemampuan teknis bukan menjadi satu-satunya faktor penting. Konsentrasi, kestabilan, disiplin, serta kemampuan mengambil keputusan juga menjadi bagian yang menentukan hasil pertandingan.

Open 2025 menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengukur sejauh mana hasil latihan yang telah mereka jalani dapat diterapkan dalam situasi kompetisi.

Perbakin Cilegon Diharapkan Makin Berkembang

Keberadaan lapangan tembak baru juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perkembangan Perbakin di Cilegon.

Fasilitas Jadi Tempat Pembinaan Atlet

Fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk program latihan secara rutin. Dengan pembinaan yang konsisten, atlet-atlet muda berpeluang mendapatkan pengalaman lebih banyak dalam menghadapi berbagai pertandingan.

Pembinaan sejak usia muda juga penting untuk membangun regenerasi atlet. Para atlet senior dapat berbagi pengalaman, sementara atlet baru mendapatkan kesempatan untuk belajar dari kompetisi.

Ke depan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi atlet Cilegon, tetapi juga dapat menarik peserta dari daerah lain untuk mengikuti berbagai kejuaraan.

Kompetisi Dorong Semangat Sportivitas

Selain mengejar prestasi, penyelenggaraan Open 2025 juga menjadi sarana untuk memperkuat semangat sportivitas di kalangan peserta.

Kompetisi Bukan Sekadar Mencari Pemenang

Dalam sebuah pertandingan olahraga, hasil akhir memang menjadi bagian penting. Namun, pengalaman bertanding dan kesempatan bertemu dengan atlet dari berbagai daerah juga menjadi nilai tambah.

Para peserta dapat saling bertukar pengalaman sekaligus mengukur kemampuan masing-masing. Persaingan di arena diharapkan tetap berlangsung secara sehat dengan menjunjung tinggi aturan pertandingan.

Semangat tersebut penting untuk membangun ekosistem olahraga menembak yang profesional dan berkelanjutan.

Peresmian Jadi Momentum Baru Olahraga Menembak

Peresmian lapangan tembak Perbakin di Cilegon yang dirangkaikan dengan Open 2025 menjadi momentum baru bagi perkembangan olahraga menembak di daerah tersebut.

Dengan dukungan pemerintah daerah, organisasi olahraga, pelatih, atlet, dan masyarakat, fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pembinaan prestasi.

Keberadaan sarana latihan yang memadai juga menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Target Prestasi Atlet Cilegon

Para atlet Cilegon diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kualitas latihan dan pengalaman bertanding.

Tidak menutup kemungkinan, dari berbagai kompetisi yang digelar nantinya akan muncul atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama Cilegon ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Kesimpulan

Peresmian lapangan tembak Perbakin oleh Wali Kota Cilegon yang dilanjutkan dengan Open 2025 menjadi langkah positif dalam pengembangan olahraga menembak.

Peserta yang langsung berkompetisi di arena baru menunjukkan bahwa fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan sebagai tempat menguji kemampuan sekaligus membangun pengalaman bertanding.

Dengan pembinaan yang terarah dan kompetisi yang rutin, lapangan tembak Perbakin diharapkan menjadi salah satu pusat pengembangan atlet menembak di Cilegon serta melahirkan talenta-talenta baru yang mampu berprestasi di berbagai tingkat kejuaraan.

Bareskrim Tangkap Basri, DPO Kasus Narkoba yang Terkait Kelab Malam Batam

 Bareskrim Tangkap Basri, DPO Kasus Narkoba yang Terkait Kelab Malam Batam


BATAM — Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil menangkap Basri Lewaimang, pria yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus dugaan peredaran narkotika di tempat hiburan malam Planet Batam, Kepulauan Riau.

Basri ditangkap di Malaysia setelah sebelumnya diburu penyidik Bareskrim Polri. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam pengusutan dugaan jaringan peredaran narkoba yang beroperasi di sejumlah tempat hiburan malam di Batam.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso membenarkan penangkapan tersebut. Keterangan itu disampaikan kepada wartawan pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Basri Sebelumnya Masuk Daftar Pencarian Orang

Sebelum ditangkap, Basri telah ditetapkan sebagai DPO oleh penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Penetapan tersebut tertuang dalam surat DPO Nomor DPO/134/VIII/2026/Dittipidnarkoba yang diterbitkan pada 18 Agustus 2026.

Diduga Berperan sebagai Pengelola dan Penyedia Narkoba

Dalam penyidikan perkara tersebut, polisi menduga Basri memiliki peran penting dalam aktivitas peredaran narkotika di tempat hiburan malam Planet Batam.

Bareskrim menyebut Basri diduga berperan sebagai pengelola THM Planet 1, Planet 2, dan Planet 3. Selain itu, penyidik menduga dia juga terlibat sebagai pihak yang menyediakan berbagai jenis narkotika yang kemudian diedarkan di lokasi tersebut.

Status DPO tersebut diterbitkan setelah penyidik melakukan pengembangan terhadap kasus dugaan peredaran narkotika yang ditemukan di lingkungan tempat hiburan malam tersebut.

Penangkapan Basri Dilakukan di Malaysia

Setelah namanya masuk daftar buronan, keberadaan Basri kemudian terdeteksi berada di Malaysia.

Polisi Koordinasi dengan Pihak Malaysia

Sebelum penangkapan, Mabes Polri telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Imigrasi RI, Divisi Hubungan Internasional Polri, serta Polisi Diraja Malaysia atau PDRM.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk membantu proses pencarian dan pengejaran Basri yang diduga telah meninggalkan Indonesia.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Basri disebut berhasil diamankan di Malaysia pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Setelah diamankan, Basri kemudian dibawa ke Konsulat Republik Indonesia (KJRI) di Kuala Lumpur pada malam harinya. Informasi tersebut kemudian dikonfirmasi oleh Brigjen Eko Hadi Santoso pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Kasus Narkoba di Kelab Malam Batam Jadi Sorotan

Kasus yang menjerat Basri menjadi perhatian karena berkaitan dengan dugaan peredaran narkotika dalam jumlah besar di lingkungan tempat hiburan malam.

Sebelumnya, Bareskrim melakukan penggerebekan di HH Club Planet 3.0 Pub & KTV Batam. Dalam operasi tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika.

Polisi Ungkap Dugaan Peredaran Puluhan Ribu Ekstasi

Berdasarkan hasil penyidikan yang disampaikan kepada media, polisi memperkirakan peredaran narkotika di jaringan THM Planet Batam dapat mencapai sekitar 40.000 butir ekstasi per bulan.

Jumlah tersebut disebut dapat meningkat ketika tempat hiburan berada dalam kondisi ramai atau mencapai kapasitas maksimal.

Besarnya angka tersebut membuat penyidik tidak hanya mengejar pelaku lapangan, tetapi juga berupaya mengungkap pihak yang diduga memiliki peran lebih besar dalam rantai distribusi narkotika.

Bareskrim Dalami Jaringan dan Aset Terkait

Penangkapan Basri diperkirakan menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengembangkan perkara lebih jauh.

Pengusutan Tidak Berhenti pada Pelaku Lapangan

Bareskrim sebelumnya menyatakan bahwa penyidikan kasus tersebut terus dikembangkan. Polisi juga mendalami dugaan aliran dana serta aset yang berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Langkah tersebut penting untuk mengetahui apakah terdapat pihak lain yang memiliki hubungan dengan jaringan tersebut.

Penyidik juga dapat mengembangkan perkara berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan selama proses penyidikan, termasuk keterangan para tersangka, saksi, barang bukti narkotika, serta informasi mengenai aliran dana.

Basri Akan Dibawa untuk Menjalani Proses Hukum

Dengan berhasilnya penangkapan Basri di Malaysia, proses hukum terhadap dirinya kini memasuki tahap baru.

Basri selanjutnya akan menjalani proses penanganan oleh penyidik Bareskrim Polri sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penyidik juga masih memiliki tugas untuk mengungkap secara menyeluruh struktur jaringan narkotika yang diduga berkaitan dengan tempat hiburan malam di Batam.

Penangkapan ini sekaligus menunjukkan bahwa status DPO tidak menghentikan upaya aparat untuk mengejar tersangka yang berada di luar wilayah Indonesia.

Pengusutan Kasus Masih Berlanjut

Bareskrim Polri masih memiliki sejumlah pekerjaan dalam pengembangan kasus tersebut. Selain memproses Basri, penyidik perlu memastikan keterlibatan masing-masing pihak berdasarkan bukti yang tersedia.

Kasus ini juga menjadi perhatian karena dugaan peredaran narkotika disebut berlangsung dalam skala besar dan berkaitan dengan tempat hiburan malam.

Dengan tertangkapnya Basri, masyarakat kini menunggu perkembangan penyidikan berikutnya, termasuk kemungkinan adanya tersangka lain dan bagaimana jaringan peredaran narkotika tersebut beroperasi.

Bareskrim diharapkan dapat mengungkap seluruh rantai distribusi serta pihak-pihak yang terbukti terlibat berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang sah.

Penangkapan Basri di Malaysia menjadi salah satu perkembangan penting dalam perkara narkotika di Batam. Namun, proses hukum masih berjalan dan seluruh dugaan keterlibatan harus tetap dibuktikan melalui proses penyidikan dan persidangan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Friday, 14 August 2026

ARYADILAND 2 BORANG PALEMBANG | HUNIAN MODERN DENGAN LOKASI STRATEGIS

 ARYADILAND 2 BORANG PALEMBANG | HUNIAN MODERN DENGAN LOKASI STRATEGIS


Sedang mencari hunian yang nyaman dengan konsep modern di kawasan Borang, Palembang?

ARYADILAND 2 Borang hadir sebagai pilihan hunian bagi Anda yang menginginkan rumah dengan desain kekinian, fasilitas pendukung yang lengkap, serta lokasi yang mudah diakses.

Spesifikasi & fasilitas rumah:

  • Desain rumah modern
  • Carport pribadi
  • Taman pribadi
  • Dinding full bata merah
  • Kamar mandi dengan keramik
  • Listrik 1.300 Watt
  • PDAM sudah tersedia
  • Jalan lingkungan cor

Fasilitas kawasan:

  • Pos keamanan
  • Kolam retensi
  • Taman bermain anak

📍 Lokasi: Jl. Sematang Borang, Lumban Meranti, Palembang
Berada di pinggir jalan utama dan dekat dengan SDN Palembang serta SMPN 60 Palembang.

💰 Booking mulai Rp50.000
💳 Cicilan mulai 1 jutaan/bulan

Tersedia informasi program tanpa DP/All In sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

📲 Informasi & konsultasi:
0821-7978-6600

#Aryadiland2 #Aryadiland2Borang #PerumahanPalembang #RumahPalembang #RumahBorang #PropertiPalembang #SematangBorang #HunianModern #RumahModern #RumahPertama

Saturday, 1 August 2026

Gebrakan Polda Sumsel! 20 Kasus Narkoba Terungkap, 27 Pelaku Berakhir di Balik Jeruji

 Gebrakan Polda Sumsel! 20 Kasus Narkoba Terungkap, 27 Pelaku Berakhir di Balik Jeruji



PALEMBANG – Komitmen Polda Sumatera Selatan dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika kembali dibuktikan melalui pengungkapan puluhan kasus dalam operasi yang digelar secara intensif. Dalam periode pengungkapan terbaru, jajaran kepolisian berhasil mengungkap 20 kasus tindak pidana narkoba dengan mengamankan 27 orang terduga pelaku yang kini menjalani proses hukum.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan aparat dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika yang masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Pengungkapan dilakukan melalui serangkaian penyelidikan, pengembangan informasi dari masyarakat, hingga operasi yang melibatkan personel di berbagai wilayah hukum Polda Sumsel.

Dalam keterangan kepada awak media, pihak kepolisian menjelaskan bahwa para terduga pelaku diamankan dari sejumlah lokasi berbeda. Mereka diduga memiliki peran yang beragam, mulai dari pengguna, kurir, hingga pihak yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. Seluruhnya kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Barang bukti tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan dan pembuktian di pengadilan.

Polda Sumsel menegaskan bahwa pemberantasan narkoba menjadi salah satu prioritas utama karena dampaknya yang sangat luas terhadap kehidupan masyarakat. Penyalahgunaan narkotika tidak hanya merusak kesehatan penggunanya, tetapi juga memicu berbagai tindak kriminal lain, mengganggu ketertiban umum, serta mengancam masa depan generasi muda.

Keberhasilan mengungkap 20 kasus dalam waktu relatif singkat menunjukkan bahwa aparat kepolisian terus meningkatkan pengawasan dan memperkuat jaringan informasi di lapangan. Dukungan masyarakat juga dinilai menjadi faktor penting dalam membantu aparat mengidentifikasi lokasi maupun aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba.

Pihak kepolisian mengapresiasi masyarakat yang berani memberikan informasi terkait dugaan peredaran narkotika. Menurutnya, kerja sama antara aparat dan warga merupakan kunci dalam mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkoba.

Selain penindakan, Polda Sumsel juga terus mengedepankan langkah preventif melalui edukasi dan penyuluhan mengenai bahaya narkoba. Sosialisasi dilakukan di lingkungan sekolah, kampus, instansi pemerintah, komunitas, hingga masyarakat umum sebagai upaya membangun kesadaran agar menjauhi penyalahgunaan narkotika.

Dalam kesempatan tersebut, kepolisian mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba memiliki konsekuensi hukum yang berat sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak terlibat dalam bentuk apa pun, baik sebagai pengguna, pengedar, kurir, maupun pihak yang membantu peredaran gelap narkotika.

Penyidik juga masih melakukan pendalaman terhadap seluruh perkara yang berhasil diungkap. Tidak menutup kemungkinan akan ada pengembangan lebih lanjut apabila ditemukan keterkaitan dengan jaringan yang lebih luas, baik di dalam maupun di luar wilayah Sumatera Selatan.

Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan yang menilai langkah tegas aparat merupakan bentuk perlindungan terhadap masyarakat dari ancaman narkotika. Banyak pihak berharap operasi serupa terus dilakukan secara berkesinambungan agar ruang gerak jaringan narkoba semakin sempit.

Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum. Peran keluarga, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini.

Masyarakat juga diimbau agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggalnya. Setiap informasi yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas pelapor.

Dengan pengungkapan 20 kasus dan diamankannya 27 terduga pelaku, Polda Sumsel kembali menegaskan komitmennya untuk terus memerangi peredaran narkoba tanpa pandang bulu. Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkotika.

Polda Sumsel memastikan akan terus memperkuat pengawasan, meningkatkan patroli, serta menjalin sinergi dengan berbagai pihak dalam upaya memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. Harapannya, Sumatera Selatan dapat menjadi wilayah yang semakin aman dan terlindungi dari bahaya penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan bangsa.

Langkah Nyata! Kapolda Sumsel Bersama Wali Kota Pagar Alam Pimpin Tanam Perdana Bawang Putih

 Langkah Nyata! Kapolda Sumsel Bersama Wali Kota Pagar Alam Pimpin Tanam Perdana Bawang Putih


PAGAR ALAM – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di berbagai daerah. Salah satunya terlihat di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, ketika Kapolda Sumsel bersama Wali Kota Pagar Alam memimpin langsung kegiatan tanam perdana bawang putih sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan memperkuat kemandirian pangan masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, personel kepolisian, kelompok tani, penyuluh pertanian, serta berbagai elemen masyarakat. Momentum ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah, Polri, dan masyarakat dalam mendukung program strategis di bidang pertanian.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga siap mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.

"Kami berharap kegiatan tanam perdana ini menjadi awal yang baik untuk meningkatkan produksi bawang putih di Kota Pagar Alam. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, kita optimistis sektor pertanian akan semakin maju dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Wali Kota Pagar Alam menyampaikan apresiasi atas dukungan Kapolda Sumsel dan jajaran Polda Sumsel terhadap pengembangan sektor pertanian di daerahnya. Menurutnya, Pagar Alam memiliki potensi alam yang sangat baik untuk pengembangan berbagai komoditas hortikultura, termasuk bawang putih.

Ia menjelaskan bahwa sektor pertanian selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Pagar Alam. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan agar hasil pertanian terus meningkat, kualitas produk semakin baik, dan kesejahteraan petani dapat terus meningkat.

Prosesi tanam perdana dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Sumsel bersama Wali Kota Pagar Alam di lahan yang telah dipersiapkan. Keduanya tampak didampingi para petani dan penyuluh pertanian yang memberikan penjelasan mengenai teknik penanaman serta perawatan tanaman bawang putih agar menghasilkan panen yang optimal.

Kehadiran pimpinan daerah dan kepolisian di tengah para petani mendapat sambutan hangat. Para petani mengaku termotivasi dengan perhatian yang diberikan terhadap sektor pertanian. Mereka berharap program seperti ini dapat terus berlanjut melalui pendampingan, bantuan sarana produksi, hingga pembukaan akses pemasaran hasil panen.

Selain melakukan penanaman, rombongan juga berdialog langsung dengan kelompok tani. Berbagai aspirasi disampaikan, mulai dari kebutuhan bibit unggul, pupuk, irigasi, hingga pelatihan teknologi pertanian modern yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas lahan.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian membutuhkan kerja sama semua pihak. Menurutnya, keamanan yang kondusif akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha pertanian sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan memperkuat perekonomian daerah.

Program tanam perdana bawang putih ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah sekaligus memperkuat ketersediaan bahan pangan. Dengan meningkatnya produksi lokal, kebutuhan masyarakat diharapkan dapat dipenuhi secara lebih optimal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi petani.

Pemerintah Kota Pagar Alam menyatakan akan terus memberikan pendampingan kepada kelompok tani melalui penyuluhan, pengembangan teknologi budidaya, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pertanian yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing.

Kegiatan tanam perdana ini juga menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada sektor infrastruktur, tetapi juga harus didukung oleh penguatan sektor pangan sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Dengan potensi alam yang dimiliki Pagar Alam, komoditas bawang putih diyakini memiliki prospek yang menjanjikan apabila dikelola secara optimal.

Masyarakat yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kolaborasi seperti ini terus dilakukan untuk mendorong kemajuan sektor pertanian. Mereka menilai kehadiran langsung Kapolda Sumsel bersama Wali Kota Pagar Alam memberikan semangat baru bagi para petani dalam mengembangkan usaha tani mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong antara pemerintah, Polri, petani, dan masyarakat semakin kuat. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Tanam perdana bawang putih di Kota Pagar Alam bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi simbol komitmen bersama untuk membangun sektor pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh pihak, diharapkan hasil panen yang melimpah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Selatan.

Sempat Kabur, Pelaku Penusukan Maut Akhirnya Dibekuk Satreskrim Polres PALI Kurang dari 24 Jam

 Sempat Kabur, Pelaku Penusukan Maut Akhirnya Dibekuk Satreskrim Polres PALI Kurang dari 24 Jam





PALI – Gerak cepat jajaran Satreskrim Polres PALI kembali membuahkan hasil. Seorang terduga pelaku penusukan yang menyebabkan korban meninggal dunia berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian. Sebelumnya, pelaku sempat melarikan diri usai insiden berdarah yang menggegerkan warga.

Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena menunjukkan respons cepat aparat kepolisian dalam menangani tindak pidana berat. Setelah menerima laporan, tim Satreskrim Polres PALI langsung bergerak melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan para saksi, serta melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

Berkat kerja cepat dan koordinasi yang intensif, keberadaan pelaku akhirnya berhasil diketahui. Tanpa memberikan ruang untuk melarikan diri lebih jauh, petugas bergerak menuju lokasi persembunyian dan berhasil mengamankan terduga pelaku tanpa perlawanan berarti.

Kasus penusukan tersebut sebelumnya sempat membuat warga sekitar resah. Korban dikabarkan mengalami luka serius akibat senjata tajam dan dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa itu pun menjadi perhatian masyarakat karena terjadi secara tiba-tiba dan mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Usai mengamankan pelaku, petugas langsung membawanya ke Mapolres PALI untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik mendalami motif di balik peristiwa tersebut, termasuk hubungan antara korban dan terduga pelaku serta kronologi lengkap sebelum insiden terjadi.

Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga melakukan penyitaan terhadap sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut. Barang bukti itu akan digunakan untuk memperkuat proses penyidikan dan pembuktian dalam perkara ini.

Kapolres PALI melalui jajaran Satreskrim menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap laporan tindak kriminal akan ditindaklanjuti secara profesional, cepat, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Kami akan menangani perkara ini secara transparan dan profesional. Seluruh proses penyidikan dilakukan berdasarkan alat bukti serta ketentuan hukum yang berlaku," ujar pihak kepolisian.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga diminta mempercayakan proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum hingga seluruh fakta terungkap melalui penyidikan.

Keberhasilan menangkap terduga pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam dinilai menjadi bukti kesiapsiagaan Satreskrim Polres PALI dalam merespons setiap tindak kejahatan yang terjadi di wilayah hukumnya. Langkah cepat tersebut diharapkan mampu memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Masyarakat pun memberikan apresiasi atas kinerja kepolisian yang bergerak cepat mengungkap kasus tersebut. Banyak warga berharap proses hukum dapat berjalan secara adil, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

Saat ini, penyidik masih terus melengkapi berkas perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta mendalami motif yang melatarbelakangi dugaan penusukan tersebut. Terduga pelaku akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sementara polisi mengingatkan masyarakat untuk menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.

Dengan keberhasilan pengungkapan ini, Polres PALI kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah serta menindak tegas setiap bentuk tindak pidana demi terciptanya rasa aman bagi seluruh masyarakat.

Dengar Langsung Keluhan Warga, Polsek Rantau Alai Ajak Masyarakat Bersatu Cegah Karhutla

 Dengar Langsung Keluhan Warga, Polsek Rantau Alai Ajak Masyarakat Bersatu Cegah Karhutla





OGAN ILIR – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan jajaran kepolisian di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Salah satunya dilakukan Polsek Rantau Alai yang turun langsung ke tengah masyarakat untuk mendengarkan berbagai keluhan warga sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah hukum Polsek Rantau Alai tersebut menjadi wadah komunikasi antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Melalui dialog secara langsung, warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, khususnya yang berkaitan dengan potensi kebakaran lahan, kondisi lingkungan, hingga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek Rantau Alai menegaskan bahwa pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian maupun pemerintah. Dibutuhkan kerja sama seluruh lapisan masyarakat agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanggulangan setelah kebakaran terjadi," ujarnya saat berdialog dengan warga.

Dalam kesempatan tersebut, warga juga menyampaikan sejumlah masukan mengenai kondisi lahan yang rawan terbakar saat musim kemarau. Mereka berharap adanya patroli rutin, sosialisasi yang berkelanjutan, serta koordinasi yang semakin erat antara pemerintah desa, aparat kepolisian, dan masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, pihak Polsek Rantau Alai menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli serta memperkuat sinergi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kelompok peduli lingkungan. Menurutnya, informasi dari masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Selain mendengarkan aspirasi, petugas juga memberikan edukasi mengenai dampak buruk kebakaran hutan dan lahan. Karhutla tidak hanya merusak ekosistem dan habitat satwa, tetapi juga menimbulkan kabut asap yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga transportasi.

Petugas mengingatkan bahwa pembakaran lahan merupakan tindakan yang memiliki konsekuensi hukum. Oleh karena itu, masyarakat diminta memanfaatkan cara-cara yang lebih aman dan ramah lingkungan dalam mengelola lahan pertanian maupun perkebunan.

Dalam dialog tersebut, warga menyambut baik langkah Polsek Rantau Alai yang memilih turun langsung ke lapangan untuk mendengar keluhan masyarakat. Mereka menilai komunikasi seperti ini mampu mempererat hubungan antara kepolisian dan warga sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang muncul di lingkungan.

Beberapa tokoh masyarakat juga menyampaikan apresiasi atas pendekatan humanis yang dilakukan jajaran Polsek Rantau Alai. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran.

Selain membahas persoalan karhutla, petugas turut mengajak masyarakat menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Polsek Rantau Alai juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial. Komunikasi yang baik antara warga dan aparat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan dan menciptakan suasana yang kondusif.

Kegiatan dialog bersama masyarakat ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Dengan membangun komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan di tingkat desa diharapkan dapat diselesaikan melalui musyawarah serta langkah-langkah preventif.

Menjelang puncak musim kemarau, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian bersama. Kondisi cuaca yang kering disertai angin kencang dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.

Karena itu, Polsek Rantau Alai mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan. Mulai dari tidak membakar lahan, mengawasi wilayah sekitar, hingga segera melaporkan kepada aparat apabila melihat titik api maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, perangkat desa, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan wilayah Kecamatan Rantau Alai tetap aman dari ancaman karhutla. Kepedulian bersama menjadi kunci utama dalam melindungi lingkungan, menjaga kesehatan masyarakat, serta mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari.

Polsek Rantau Alai menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan setiap aspirasi warga, serta memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.